Thursday, October 31, 2019

Review - Avoskin Miraculous Refining Toner di Kulit Sensitif

Avoskin Miraculous Refining Toner
Produk kecantikan lokal sekarang ini makin menjamur dan makin berinovasi ya. Banyak banget hidden gem yang bisa ditemukan dari produk dalam negeri. Salah satunya produk yang kureview ini yaitu Avoskin Miraculous Refining Toner. Sebenarnya sudah dari dulu banget aku pengen coba Avoskin Miraculous Refining Toner setelah Avoskin Miraculous Refining Serum membuat hasil yang mencengangkan di kulit kombinasi-sensitifku. Bukan tanpa alasan, Avoskin Miraculous Refining Toner diklaim mengandung 5% AHA, 1% BHA, dan 2% PHA yang menjadikan produk chemical peeling ini aman untuk digunakan sehari-hari baik untuk kulit berjerawat, breakout, kulit sensitif, bahkan yang punya exzema dan rosacea sekalipun. Kebetulan Surabaya Beauty Blogger ada project bareng Avoskin dan aku diberi kesempatan untuk mereview Avoskin Miraculous Refining Toner ini. Setelah cobain selama 4 minggu, aku bisa bilang Avoskin Miraculous Refining Toner adalah salah satu jawara dalam skin care routine-ku. Mau tau seperti apa review dan progress kulitku selama memakai Avoskin Miraculous Refining Toner? Baca sampai habis ya.


BACA JUGA : 
Review Avoskin Miraculous Refining Serum
Review Avoskin PHTE
10 Produk Skincare Non-Comedogenic Untuk Kulit Sensitif



Avoskin Miraculous Refining Toner Review
Avoskin Miraculous Refining Toner Review
Avoskin Miraculous Refining Toner Review

INFO PRODUK
Eksfoliating toner dengan kandungan 5% AHA, 1% BHA, dan 2% PHA yang dilengkapi dengan kandungan Niacinamide, 2% Tea Tree, Witch Hazel, Raspberry dan Aloe Vera untuk memaksimalkan proses eksfoliasi kulit tanpa meninggalkan efek kering dan aman untuk kulit berjerawat.

CARA PEMAKAIAN
Setelah membersihkan wajah, tuang secukupnya pada kapas. Usap dari area tengah wajah ke arah luar dengan gerakan ke atas dan biarkan menyerap. Hindari area mata. Tidak perlu dibilas.

Pada awal penggunaan, disarankan untuk mengaplikasikannya pada malam hari dengan frekuensi pemakaian 3 kali seminggu. Tingkatkan frekuensi penggunaan Miraculous Refining Toner setelah satu atau dua minggu kemudian. Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan untuk patch test sebelum menggunakannya ke seluruh bagian kulit wajah.

BATAS USIA
Bisa digunakan sejak usia 15 tahun

INGREDIENTS
Water, Glycerin, Glycolic Acid, Butylene Glycol, Propylene Glycol, Gluconolactone, Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Extract, Hamamelis Virginiana (Witch Hazel) Leaf Extract, Niacinamide, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Rubus Idaeus (Raspberry) Fruit Extract, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Salicylic Acid, Acer Saccharum (Sugar Maple) Extract, Portulaca Oleracea Extract, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Amylopectin, Dextrin, Xanthan Gum, Tetrasodium EDTA, Sodium Hydroxymethylglycinate, Polyglutamic Acid.

HARGA 
IDR 169.000

Avoskin Miraculous Refining Toner Review

KEMASAN     
Avoskin Miraculous Refining Toner dikemas di botol plastik warna cokelat tua dengan tutup ulir. Botolnya agak tembus pandang jadi kita biasa lihat isi produknya tinggal seberapa. Oya, sebenarnya di lubang botolnya ada seal supaya isinya nggak menguap. Tapi karena ribet buka tutup, aku lepas aja seal-nya. Pas mau foto produk seal-nya hilang nggak tau kemana jadi aku fotonya tanpa seal. So sorry tapi yaudah lah ya. 

Keterangan tentang info produk ini ditulis di kemasan kotaknya. Di botolnya cuma ada logo Avoskin, nama produk, manfaat produk, isi dan expired date. Kalau kalian nyari tulisan expired date-nya, coba kalian lihat di sisi lain tulisan nama produk, di dekat dasar botol. Agak susah dilihat sih karena tintanya hitam. Walaupun begitu sepertinya cetakannya bagus dan nggak akan terkelupas. Jadi nggak perlu ribet nyari expired date di kemasan dus atau repot-repot tulis di kertas dan ditempelin pakai selotip. 

Pemakaian Avoskin Miraculous Refining Toner di Kulit Sensitif

AROMA DAN TEKSTUR     
Produk ini nggak mengandung perfume jadi nggak ada aroma yang tercium. Untuk teksturnya, Avoskin Miraculous Refining Toner teksturnya cair. Karena teksturnya kaya air mineral dan berhubung produk ini chemical peeling, aku lebih suka mengaplikasikan pakai kapas supaya penyebarannya produknya lebih rata. 

Hasil Avoskin Miraculous Refining Toner

KESAN PEMAKAIAN     

PERSIAPAN SEBELUM PEMAKAIAN
Jadi sebelum pakai Avoskin Miraculous Refining Toner ini, aku puasa skin care dulu selama 3 hari supaya kulitku jadi netral. Aku nggak pakai skin care apapun. Kebetulan selama 2 minggu aku juga belum melakukan peeling baik physical maupun chemical. Yang kupakai selama puasa skin care hanya facial foam dan micellar water hypoallergenic. Hasil puasa? Ya begitulah. Kondisi kulitku jadi kelihatan kering, banyak whiteheads dan blackheads, pori-pori kelihatan besar dan tekstur kulit nggak rata. Clogged pores di pipi, jidat dan dagu. Skin tone wajahku juga kelihatan lebih kusam dari skin tone leher.

AWAL PEMAKAIAN     
Sebelum pakai aku patch test dulu di belakang telinga. Karena nggak ada reaksi apapun, aku coba pakai di seluruh wajah di malam hari aja. Karena toner ini mengandung AHA-BHA-PHA, kulit akan lebih sensitif dengan matahari dan bisa memicu efek kulit terbakar. Maka dari itu kalau dipakai pagi hari harus pakai sunscreen secara berkala dan menghindari kontak langsung dengan matahari. Menimbang kerjaanku yang sering turun ke lapangan, daripada ribet dan ambil resiko, amannya aku pakai cuma di malam hari.

Aku mengaplikasikan Avoskin Miraculous Refining Toner setelah membersihkan wajah pakai facial foam dan micellar water. Aku pastikan kulitku 100% kering sempurna dulu, baru mengaplikasikan tonernya pakai kapas supaya lebih merata. Awal dipakai rasanya biasa aja, setelah beberapa detik mulai tingling/ cekit-cekit di area yang kuberi toner. Fyi, kulitku sudah kenal dengan kandungan AHA-BHA-PHA sebelumnya. Walaupun sudah "ramah dengan chemical peeling", kulitku ternyata tetap terasa cekit-cekit. Cekit-cekitnya terasa paling hebat kalau kena pinggiran bibir dan kulit yang agak luka. Kira-kira 5-10 detik kemudian cekit-cekitnya mereda. Aku sarankan hindari area bibir waktu usap produknya. Kebetulan awal aku pakai ada jerawat hormonal yang muncul. Aku juga pakai toner ini sebagai spot treatment di area jerawat dengan cara dikompres pakai kapas.

Waktu tes ini aku sengaja coba pemakaian single use dan nggak di-dilute (dicampur air untuk menipiskan kadar ingredients-nya supaya nggak terlalu strong). Di kulit kombinasi-sensitifku, setelah pengaplikasian wajah nggak terasa kering sama sekali. Nggak terlalu lembab memang, tapi masih dalam kondisi nyaman. Aku nggak merasa butuh hydrating toner/ moisturizer lagi sih. Walau begitu, lebih baik lagi kalau diikuti dengan moisturizer ya temen-temen, terutama untuk kalian yang kulitnya kering.

SETELAH PEMAKAIAN 2 MINGGU
Mengingat kulitku sensitif, aku nggak pakai toner ini tiap hari. Avoskin Miraculous Refining Toner kupakai single use tanpa dilute, konstan 3 kali seminggu hanya di malam hari. Selama pemakaian 2 minggu aku tetap merasakan cekit-cekit tiap kali pakai tapi nggak sekenceng di minggu pertama. Aku juga nggak merasakan iritasi, kulit mengelupas, breakout, atau keluhan lain. Di minggu ke-2 ini jerawatku sudah tinggal bekasnya, warna kulitku mulai cerah, tekstur kulit mulai rata, pori-pori mengecil, dan whiteheads/ blackheads berkurang drastis. Clogged pores yang ada di area pipi, dagu dan jidat juga berkurang. 

SETELAH PEMAKAIAN 4 MINGGU
Sampai minggu ke-4 aku tetap pakai toner ini single use tanpa dilute sebanyak 3 kali seminggu. Hasil optimal aku peroleh di minggu ke-4 ini, dimana kulitku kelihatan cerah dan sudah sama dengan skin tone leher, tekstur kulit halus, pori-pori makin mengecil, bekas jerawat makin pudar, dan area hidungku nggak terlihat ada whiteheads/ blackheads. Hidungku keliatan licin aja gitu. Clogged pores di area pipi, dagu dan jidat sudah hampir bersih semua. Nah kalau kalian lihat di foto progress 4 minggu jerawat di jidatku ada luka, itu karena jerawat yang belum tuntas mulai matang lagi dan keluar isinya. Foto itu kuambil waktu proses healing bekasnya. Overall, kinerjanya di jerawat dan bekas jerawat terbukti banget di aku.




Selama 4 minggu pemakaian, Avoskin Miraculous Refining Toner terbukti kasih hasil positif di kulitku. Walaupun nggak di-dilute, toner ini sudah punya low Ph dan nggak membuat kulit sensitifku iritasi, mengelupas, atau breakout. Semua yang diklaim Avoskin Miraculous Refining Toner terlihat hasilnya. Avoskin ini produk lokal tapi kualitasnya nggak main-main loh. Harganya juga terjangkau di kantong. Aku rekomendasikan Avoskin Miraculous Refining Toner untuk kalian yang cari soft chemical peeling yang bisa digunakan semua jenis kulit, terutama untuk yang kulitnya sensitif.

Kalau di kulit sensitif seperti aku, durasi pemakaian 3x seminggu menurutku sudah sesuai karena aku merasakan hasil positif. Kalian mungkin penasaran gimana hasil Avoskin Miraculous Refining Toner di tipe kulit yang nggak sensitif dengan durasi pemakaian berbeda, coba baca review Avoskin Miraculous Refining Toner di blognya mbak Nindy deh.

Kalian yang sudah coba Avoskin Miraculous Refining Toner, share dong pengalaman kalian. Kalau kalian belum coba Avoskin Miraculous Refining Toner dan punya pertanyaan tentang pemakaian produk ini bisa komentar ya, mungkin aku bisa bantu berdasarkan pengalamanku. Aku harap review Avoskin Miraculous Refining Toner ini membantu kalian yang cari info tentang produk ini.  Semoga review ini bermanfaat yaa ^^.



     WEBSITE AVOSKIN OFFICIAL     



Monday, September 23, 2019

Review - The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam & White Truffle Turn Over Peeling (di Kullit Sensitif)

The Plant Base Review
Sensitive squad mana suaranya? Sebagai pemilik kulit sensitif, kalian pasti ngerasa kalau butuh perlakuan khusus menghadapi kulit yang gampang rewel. Mulai dari memperhatikan ingredients produk, tekstur produk, dan masih banyak lagi. Pakai produk skincare nggak bisa sembarangan ya kan? Aku denger-denger ada brand asal Korea namanya The Plant Base yang diformulasikan untuk kulit sensitif. Selain itu The Plant Base menggunakan bahan-bahan alami dari Korea tanpa menggunakan senyawa kimia yang berbahaya untuk kulit wajah. Jarang-jarang kan ada produk skincare Korea yang diklaim hypo-allergenic dan punya formula khusus untuk kulit sensitif. Beberapa waktu lalu Clozette Indonesia kasih aku kesempatan untuk cobain 2 produk unggulan dari The Plant Base yaitu Nature Solutions Natural Cleansing Foam dan White Truffle Turn Over Peeling. Penasaran reviewnya kayak gimana? Baca sampai habis ya.


THE PLANT BASE NATURE SOLUTION NATURAL CLEANSING FOAM

The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam

DESKRIPSI PRODUK     
- merupakan sabun pembersih wajah organik anti alergi dengan busa yang lembut dan memiliki kandungan 15 minyak alami yang mampu membersihkan kotoran tanpa menghilangkan kelembapan dan kekenyalan kulit.
- Terbuat dari 100% ekstrak bahan organik (bersertifikat ECOCERT) untuk menutrisi dan melindungi kulit.
- Membantu menjaga agar pori-pori tetap bersih dan membuat kulit terasa sehat, halus dan segar.
- Mengandung 28.15% ekstrak air bambu yang berfungsi sebagai antioksidan, anti peradangan dan anti bakteri.
- Mampu mengangkat kotoran sisa riasan pada wajah.
- Bebas dari kandungan berbahaya seperti Paraben, Sulfat, Parafin, Pigmen, aroma sintetis, Benzofenon, Sodium Lauryl Sulfate DEA, Sodium Laureth Sulfate, dan minyak mineral.

CARA PEMAKAIAN     
Usapkan produk pada tangan hingga menghasilkan busa, aplikasikan pada wajah, kemudian pijat perlahan pada seluruh wajah dan bilas dengan air.

SKIN TYPE     
Sensitif/ Kering/ Semua jenis kulit

FUNGSI     
Membersihkan, melembabkan, menghilangkan kotoran (debu dan sisa make up) di wajah.

VOLUME     
120ml/ 4.05fl.oz.

BERAT     
170 gram

HARGA     
IDR 266.000

The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam Ingredients
The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam Review
The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam Review
The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam Review
The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam Review

KEMASAN     
The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam dikemas dalam tube bersegel. Bahan plastiknya bagus banget. Kalau biasanya bahan plastik cenderung meninggalkan bekas spot kalau terpercik air dan mengering, bahan plastik tube produk ini nggak meninggalkan bekas sama sekali. Tetep kinclong aja gitu di rak kamar mandi. Nggak seperti kemasan produk Korea kebanyakan, kemasan box-nya penuh informasi produk yang ditulis dalam bahasa Inggris. Dan karena produk ini produk impor, ada sticker keterangan produk dalam bahasa Indonesia.

TEKSTUR DAN AROMA     
Tekstur The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam sangat kental dan bisa menghasilkan banyak busa padahal ditulis nggak mengandung SLS sama sekali. Busa di foto diatas  bisa banyak banget karena aku buat dengan bantuan foam net. Aromanya segar seperti campuran buah dan bunga. 

The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam Review

KESAN PEMAKAIAN     
Aku pakai The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam 2x sehari dengan takaran 1 biji jagung untuk 1 wajah. Seperti yang kalian lihat di foto diatas, foto before adalah kondisi wajahku tanpa skincare dan kelihatan minyakan. Kulitku tipenya kombinasi-sensitif, jadi bagian T-zone yang lebih sering berminyak. Setelah pakai The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam kelihatan banget kalau minyaknya hilang tapi masih kelihatan glowing alaminya. Selain itu kulitku nggak terasa ketarik walaupun jenisnya foam. Setelah pakai beberapa minggu aku nggak merasakan keluhan seperti gatal, alergi, jerawat atau whiteheads. Fyi, jerawat yang kelihatan di foto itu jerawat hormonal ya temen-temen, bukan purging/ breakout. Selama pakai The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam aku merasa skin tone-ku jadi lebih cerah dan pori-pori jadi kencang. Produk ini hypo-allergenic dengan klaim 17 No's (yang daftarnya bisa kalian lihat di foto detail kemasan) ,jadi aman untuk segala jenis kulit terutama kulit sensitif.


THE PLANT BASE WHITE TRUFFLE TURN OVER PEELING 

The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling

DESKRIPSI PRODUK     
- Diformulasikan dari selulosa alami dan biji buah aprikot yang berfungsi untuk mencerahkan dan mengangkat sel-sel kulit mati tanpa menyebabkan iritasi.
- Diperkaya RESMELIN™ dari ekstrak daun Thuja orientalis dan ekstrak Zanthoxylum piperitum yang ampuh untuk mencerahkan kulit.
- Dengan 81,35% ekstrak air ginseng yang mengandung Saponin, Minyak Atsiri, Asam Amino, Asam Organik, Karbohidrat, dan mineral bermanfaat lainnya.
- Bebas dari kandungan berbahaya seperti Paraben, aroma sintetis, Pigmen, Benzofenon, DEA, Silikon, bahan baku hewan, minyak mineral, dan PEG.

CARA PEMAKAIAN     
1. Bersihkan wajah dan oles produk secara merata pada wajah yang telah kering , hindari area mata.
2. Pijat lembut dengan gerakan melingkar hingga sel kulit mati terangkat, lalu bilas dengan air hangat.

SKIN TYPE     
Kulit kusam/ Kasar/ Semua jenis kulit

FUNGSI     
Mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit

BERAT     
100 gram

VOLUME     
50ml / 1.7 oz

HARGA      
IDR 277.000

The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling Ingredients
The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling Review
The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling Review
The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling Review

KEMASAN     
The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling dikemas dalam tube ukuran 50 ml. Untuk sebuah peeling mask, ukurannya termasuk mini. Tapi kalau dipakai 1 minggu 2x, ukuran 50 ml bisa tahan untuk beberapa bulan sih. Tentu bisa dibawa untuk travel karena ukurannya nggak menghabiskan tempat. Oh ya, kemasannya datang dengan segel jadi isinya beneran full. Dan bahan kemasannya beda dengan cleansing foam. Kemasan produk ini permukaannya doff. Asal nggak kena air, penampilan kemasannya bakal tetep oke. 

The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling Review

TEKSTUR, WARNA DAN AROMA     
Tekstur The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling seperti gel warna putih bening dan ada scrub didalamnya. Produk ini mengandung ekstrak air ginseng. Awalnya aromanya kupikir seperti jamu, ternyata lebih mirip aroma odol/ mint yang seger banget. Waktu awal produk dikeluarkan teksturnya gel. Setelah digosok dengan gerakan melingkar teksturnya mengering dan jadi seperti daki. Tapi bukan berarti itu daki ya temen-temen. Teksturnya diformulasikan seperti itu supaya mempermudah scrubbing sih menurutku.

The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling Review

KESAN PEMAKAIAN     
Aku pakai The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling di wajah yang sudah dibersihkan dan dalam kondisi kering. Kalau teksturnya gel, lebih optimal dipakai dalam kondisi wajah yang kering. Aku pakai kira-kira sebanyak 1 biji anggur untuk 1 muka. Kadang-kadang bisa lebih tergantung seberapa cepat produknya kering. Scrub-nya sendiri nggak kasar, malah hampir nggak terasa ada scrubnya. Positifnya, peeling dengan tekstur gentle seperti ini masih aman dipakai di wajah yang berjerawat. Tapi karena sifatnya peeling, aku tetap sarankan pakainya nggak terlalu sering terutama untuk kulit sensitif. Amannya pakai 1 minggu sekali atau maksimal 2x. 

Setelah pakai The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling, tekstur kulitku kelihatan lebih halus dan pori-pori jadi lebih kencang. Di area yang ada hyperpigmentation bekas jerawat hasilnya nggak terlalu signifikan sih. Namun untuk kemampuan mencerahkan kulit wajah keseluruhan sudah terlihat dalam 1x pemakaian,

Beli The Plant Base
Kalian yang pengen pakai produk The Plant Base, produknya tersedia secara ekskusif di salubritas.id . Btw, selain belanja kalian bisa apply affiliate untuk dapet profit sharing di setiap transaksi yang dilakukan di salubritas. Buat yang pengen daftar affiliate bisa registrasi di website salubritas dan pakai referral code-ku "ID1132561" . Setelah mendaftar, kalian akan mendapat kode referal sendiri bisa dibagikan kepada followers kalian untuk mendapat profit sharing pada setiap transaksi yang mereka lakukan.

Kalau kalian suka pakai facial foam tapi yang nggak bikin kulit kering, bisa coba The Plant Base Nature Solutions Natural Cleansing Foam. Aku juga rekomendasikan The Plant Base White Truffle Turn Over Peeling buat kalian yang cari peeling gel yang gentle untuk kulit sensitif dan berjerawat sekalipun. Harganya juga terjangkau untuk produk original Korea. 



INSTAGRAM CLOZETTE INDONESIA
@clozetteid

INSTAGRAM THE PLANT BASE
@theplantabase_id

INSTAGRAM SALUBRITAS INDONESIA
@salubritas.indonesia 

WEBSITE SALUBRITAS INDONESIA

Saturday, September 21, 2019

Tips Membuat Ruangan di Rumah Baru Menjadi Lebih Instagrammable

Sumber foto: Google

Dalam dua tahun terakhir, Instagram terus menunjukkan kenaikan penggunanya. Pada tahun 2019, penggunanya sudah menginjak 1 milyar pengguna. Lebih dari 60% pengguna dari Instagram adalah anak muda. 

Anak-anak muda di seluruh dunia ini minimal menghabiskan 1 jam perharinya untuk scrolling timeline. Kebanyakan dari kita menghabiskannya dengan mencari dan melihat akun Instagram artis atau band favorit kita. 

Setelah kita melihat feednya, sebelum kita tertuju ke isi konten unggahan-unggahan mereka, kita pasti tertuju pada warna atau tata letak dari feednya, ya nggak? Semakin bagus feed, semakin asik untuk dikepoin. 

Kita, sebagai penikmat feed estetik, pasti pengen coba membuat feed Instagram pribadi jadi estetik juga. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membuat feed lebih enak dilihat loh, antara lain menyamakan warna tone foto atau mengambil foto di tempat yang instagrammable. Beberapa tempat yang instagrammable mungkin sulit dikunjungi karena kendala jarak, biaya, atau mungkin kita malas keluar. Tapi jangan khawatir, kendala-kendala tersebut dapat kita atasi dengan mudah. Caranya gimana? Ya tentu aja dengan membuatnya di rumah. 

Menurut portal global properti, Lamudi.co.id, kebutuhan yang dikatakan merupakan tuntutan di zaman sekarang ini membuat beberapa pihak (baik developer rumah dijual atau sekadar individu yang menjual rumah dijual) mulai berpikir untuk mengadakan sebuah spot untuk tujuan tersebut. Nggak hanya penyedia rumah dijual, beberapa penyedia akomodasi penyewaan pun juga sama mengikuti. Coba lihat deh. Banyak café-café dan spot rumah yang interiornya sengaja dibuat Instagrammable demi feed. 

Kalau kalian ingin spot estetik ini hadir di rumah terutama di rumah baru, ada baiknya direncanakan semenjak menyelesaikan pembelian rumah dijual. Setelah penyelesaian rumah dijual, jangan dulu menaruh perabotan ke berbagai ruang. Ada baiknya menentukan dan menyiapkan satu ruangan yang akan kita dekor se-instagrammable, se-estetik dan senyaman mungkin. Dengan begitu, kita nggak perlu repot-repot keluar rumah karena sudah punya “studio foto” pribadi. 

Pertanyaannya sekarang, dekorasi apa yang kita butuhkan untuk membuat ruangan menjadi lebih instagrammable? Yuk simak beberapa tips dekorasi di bawah ini.

Sumber foto: Google

1. Quote on The Wall 

Hari-hari yang kita lewati terkadang nggak berjalan dengan baik; masalah dan kesedihan masih suka menyelimuti. Ruangan yang didekorasi dengan kutipan penyemangat alias quote berfungsi mengembalikan semangat kita yang hilang. Ditambah lagi jika kita membuatnya dengan warna yang cerah serta dihias seestetik mungkin tentu akan menambah nilai tambah tersendiri supaya lebih “instagrammable” . Kalau kalian malas buat sendiri, banyak kok yang jual stiker wall quote. Pigura yang ditulisi quote bisa jadi alternatif. Selain bisa membuat ruangan jadi lebih estetik, pigura berisi quote juga bisa dijadikan hiasan foto produk loh.

Sumber foto: Google

2. Tanaman Hias 

Tanaman hias sebenarnya punya banyak manfaat, beberapa di antaranya adalah menyegarkan ruangan, mengurangi debu di ruangan, menyehatkan dan menyegarkan mata, mencegah nyamuk, dan yang terakhir adalah mengurangi stres. 

Bicara mengurangi stres, memang benar adanya. Stres merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan masalah internal atau kejenuhan mendalam. Beberapa penelitian mengatakan bahwa tanaman hias yang diletakkan di dinding akan mempunyai nilai estetik tersendiri baik dari warna, model ataupun coraknya. Dengan begitu, selain bisa memanjakan mata dengan dekorasi nuansa alam, otak kita akan lebih rileks dan oksigen yang kita hirup bisa lebih menyegarkan tubuh.

Sumber foto: Google

3. Hanging Memories on The Wall 

Foto, sebagai saksi bisu dari semua peristiwa penting yang kita alami. Supaya kenangan tersebut nggak pernah mati, kita bisa menjadikannya sebagai elemen dekorasi interior ruangan yang membantu membuat rumah jadi lebih hangat. Kita bisa menjepit setiap foto kemudian menggantungkannya pada sebuah lampu tumblr yang dibentangkan dari atas ke bawah. Atau kita menempelkan foto-foto tersebut di dinding dengan posisi yang simetris. 


Sebenarnya nggak susah untuk membuat ruangan di rumah jadi lebih Instagrammable. Selain menghemat biaya keluar rumah, kita bisa lebih bebas eksplor foto sebanyak mungkin. Kalau kamu mendekorasi ruangan seestetik mungkin dan unik, para rakyat Instagram pasti memuji feed-mu deh. Yuk buat ruanganmu jadi estetik.


Thursday, September 19, 2019

4 Tips Travelling Untuk Pekerja Kantoran


Sumber foto : Google 

Beberapa minggu ini tuh aku selalu kepikiran buat travelling. Entahlah, sepertinya karena efek terlalu bekerja keras. Tiap hari ngelihatin Instagram nongol foto-foto pemandangan alam jadi bikin hati ini pengen cepet-cepet liburan. Tapi ya namanya travelling, banyak banget yang harus disiapkan terutama bagi pekerja kantoran kaya aku. Perfeksionis sih enggak ya, cuma aku antisipasi supaya moment travelling-ku nggak jadi zonk dan nggak mengganggu pekerjaan. Aku pernah punya pengalaman travelling paling nggak enak karena ketemu banyak drama dan hal-hal yang nggak aku duga sebelumnya. Karena pengalaman itu, aku jadi wajib prepare semua kebutuhan travelling sampai hari H. Karena aku posisinya seorang pegawai, otomatis waktu liburanku nggak bisa lama-lama. Liburan yang paling lama sih waktu Idul Fitri. Tapi nggak kuat juga harus nunggu liburan setahun sekali. Kadang aku nekat aja liburan kalau ada sedikit waktu luang. Gimana sih pekerja kantoran bisa tetap liburan dengan maksimal? Aku punya beberapa tips nih untuk kalian.

Sumber foto : Google 

1. Tentukan tanggal dan durasi waktu liburan 

Kalau ngomongin liburan pasti yang langsung terlintas di otak adalah tanggal merah/ libur panjang. Tapi ada beberapa orang juga yang lebih suka menghindari tanggal “ramai” untuk liburan karena minim pengunjung. Kalau kamu memutuskan untuk liburan diluar tanggal ramai, harus dipertimbangkan juga perlu cuti atau nggak. Hitung kamu butuh berapa hari untuk liburan mulai dari keberangkatan sampai pulang terutama untuk transportasi. Rencananya dalam waktu dekat ini aku pengen jalan-jalan ke Semarang. Dari Surabaya aku mau naik kereta aja supaya nggak capek dijalan. Nah aku cek dulu jadwal kereta Surabaya Semarang butuh berapa hari pulang pergi. Karena transport waktunya nggak bisa diganggu gugat, waktu jalan-jalannya aja yang nanti disesuaikan. Paling ideal ya memanfaatkan hari kejepit supaya cutinya nggak lama-lama. 

Sumber foto : Google 

2. Tentukan destinasi yang ingin dikunjungi. 

Destinasi wisata di satu kota banyak macamnya mulai dari wisata belanja, wisata alam dan masih banyak lagi. Yang pasti nggak bisa dijelajahi semua dalam 1 hari. Tips buat yang pekerja yang nggak bisa ninggalin kantor lama-lama, coba eksplorasi daerah yang ingin dikunjungi seefektif mungkin, bukan sebanyak mungkin. Cari destinasi wisata menarik di internet dan buat daftar tempat yang benar-benar pengen kamu kunjungi. Contohnya aku kemarin bikin daftar 3 tempat wisata anti mainstream di Malang yang pengen banget aku kunjungi. Kalau punya list misalnya 3 tempat, jangan tergoda mengunjungi tempat wisata lain diluar list yang kamu tentukan apalagi yang belum kamu search dulu infonya. Manfaatkan waktu dengan baik. Dan jangan habiskan lebih banyak waktu di penginapan. Kalau tujuannya tidur sih mending tidur di rumah karena lebih nyaman kan. 

Sumber foto : Google 

3. Selesaikan pekerjaan jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan 

Kalau durasi dan tujuan liburannya sudah ditentukan, pastikan tugas kantor semua selesai. Ya nggak bisa selesai 100% karena tiap hari pasti ada aja kerjaan. Tapi seenggaknya jangan sampai kerjaan menumpuk apalagi yang sudah dekat dead line-nya. Nggak enak kan kalau lagi liburan masih kepikiran kerjaan di kantor. Dalam segi etika juga kelihatan nggak professional ditengah-tengah padatnya pekerjaan malah ditinggal liburan. Lagipula kalau kerjaan sudah selesai, semakin besar peluangmu dapat ijin cuti. 

Sumber foto : Google 

4. Bawa barang seperlunya 

Liburan pekerja kantoran biasanya lebih cenderung ke travelling kilat karena waktunya benar-benar dimanfaatkan. Dibanding membawa koper, lebih ideal pakai backpack aja untuk travelling. Bawa baju/ peralatan yang sekiranya kamu butuhkan supaya kamu nggak perlu ribet check in – check out cuma demi taruh barang. Bawa segala kebutuhanmu dan eksplor tempat-tempat yang pengen kamu kunjungi. Otomatis budget untuk penginapan bisa dipangkas. Nah kalau besoknya kamu harus kerja, jangan lupa bawa baju kerja didalam tas kamu. Kalau waktu pulang liburannya mepet banget sama jam masuk kerjam kamu bisa langsung cus ke kantor. 



Namanya travelling untuk pekerja kantoran tentu nggak bisa sempurna segalanya. Kemungkinan ketemu kendala ini-itu pasti ada. Tapi kalau kita stick sama 4 tips ini, ancang-ancang liburan bisa banget diwujudkan. Minimal kita bisa tahu apa yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk travelling. Gimana nih para pekerja kantoran yang doyan travelling, masih maju mundur untuk berangkat liburan?


Use code GADZOTICA10 to get 10% OFF

© Copyrighted and Designed by . All rights reserved.