Saturday, August 12, 2017

7 Hari Memakai Sheet Mask

Gimana ya jadinya kalau kulit wajah dipakein sheet mask selama 7 hari berturut-turut?


Sheet mask atau masker tisu adalah produk perawatan wajah yang sangat populer di Korea Selatan. Bentuknya yang simpel serta kandungannya yang lumayan lengkap (essence dan pelembab) membuat sheet mask sangat saya andalkan saat bepergian.

Beberapa waktu lalu terbesit keinginan buat nyobain 7 hari berturut-turut pakai sheet mask. Harganya yang affordable, gampang dicari, dan bikin kulit lembab setelahnya, adalah alasan saya mengumpulkan sheet mask di laci. Harapannya sih setelah selesai challenge ini kulit wajah lebih terhidrasi, apalagi sejak hamil kan kulit saya jadi sangat kering.
Saya sudah mengumpulkan tujuh sheet mask dari brand yang berbeda, serta berbeda pula kegunannya.


Day 1: Etude House - Tea Tree 
Adem..



Ya, sensasi cooling adalah kesan pertama yang saya rasakan saat pakai sheet mask dari Etude House varian Tea Tree. Wanginya juga menenangkan sekaligus melegakan, seperti minyak kayu putih. Essence-nya pas, itu lho cairan yang bikin sheet mask basah, nah itu pas banget, jadi gak kebanyakan sampai bleber gitu. Di beberapa area wajah, ada sensasi cekit-cekit gitu, emmmm kena bekas jerawat atau calon jerawat kali yaaa..


Bentuk sheet mask-nya tipis dan transparant. Untuk wajah seukuran punya saya ini, sheet mask Etude House masih sedikit kegedean. Buktinya itu masih banyak lipetan saat saya pakaikan ke wajah.
Besoknya, pas bangun, wajah terasa segeeeeeer banget. Beneran deh..

Day 2: Innisfree - It's Real Squeeze Mask Shea Butter
Wanginyaaaaaaaaa suka banget, ada hint manis tapi dikit. Suami saya juga suka wanginya, buktinya saya diciumin mulu setelah pakai masker, halah~



Efek lembabnya sangat kerasa, bahkan langsung saat sheet mask dilepas sampai besok paginya saat bangun tidur. Jumlah essence-nya juga pas, gak kebanyakan.


Bentuk sheet mask Innisfree sedikit lebih tebel dibanding Etude House, dan warnanya putih susu. Sangat pas di wajah saya, sisa lipetannya dikit banget. Favorit!

Day 3: Medi Heal - Collagen Impact



Wanginya sangat strong, kayak parfum ibu-ibu gitu. Saya pribadi kurang suka wanginya. Tapi untuk hasilnya saya sangat suka, wajah saya lembab banget saat bangun tidur.


Bentuk sheet mask-nya pas banget di wajah saya dan transparan. Jumlah essence-nya lebih dikit, bisa saya pakai buat siku sama leher.

Day 4: Tony Moly - I'm Real Aloe Mask Sheet Moisturizing



Packagingnya lucu banget. Haha, jujur saya tertarik sama Tony Moly I'm Real karena packagingnya. Tapi saya kurang suka sama wanginya, hmm kayak parfum tapi parfum bapak-bapak gitu. Essence-nya buanyak banget. Kalau tips dari temen saya, essence-nya disimpen di botol kecil terus dimasukin kulkas nanti bisa dipakai sewaktu-waktu, lumayan kan buat berhemat.


Kegedean dong sheet mask-nya di wajah saya, jadinya belipet-lipet hihi. Efek kulit yang lembab masih saya rasakan sampai hari ke-4 ini. Yeay!

Day 5: Innisfree - It's Real Squeeze Mask Rice



Wanginya hampir sama dengan yang varian Shea Butter, saya suka. Jumlah essence-nya juga pas.


Tapi menurut saya masih kalah lembab sama yang varian Shea Butter. Ya mungkin yang Roce kegunaannya untuk mencerahkan sih. Gak bisa langsung kelihatan cerah sih, lebih bikin wajah fresh pas bangun tidur.

Day 6: Tony Moly - I'm Real Avocado Nutrition




OMG! Di hari ke-enam saya udah mulai malas, hampir menyerah haha..
Kalau untuk bentuk sheet mask sih sama seperti varian Aloevera yaa. Tapi untuk wanginya lebih mirip sama shampo anti ketombe yaaah..



Jumlah essence-nya gak sebanyak yang aloevera. Nah, pas dipakai tuh adem dan seger gitu, suka bangetttttt.

Day 7: b.liv by Cellnique - Stem Cell Revival



Sesuai klaimnya, natural from apple, saya seperti pakai masker dari ampas jus apel hehe wanginya mirip jus apel. Saya suka sekali dengan sensasi fresh dan lembab setelah pakai masker ini. sepertinya ini masker dari USA.


So far sampai hari ketujuh saya rajin pakai sheet mask, kulit saya gak mengalami bruntusan ataupun muncul jerawat. Alhamdulillah aman. Saya punya jenis kulit normal, cuma kemarin semenjak hamil jadi super duper kering. Ditambah saat menyusui dan mengasuh bayi tanpa baby sitter cukup bikin kulit saya kusam karena stress.

Hasil Akhir Setelah 7 Hari Memakai Sheet Mask
Jujur saya gak menemukan hasil yang signifikan, seperti kulit lebih putih atau bekas jerawat hilang gitu sih. Tapi saya sangat merasakan kalau kulit saya lembab dan fresh saat bangun tidur.
Kulit saya terhidrasi dengan sangat baik, jadinya makeup nempel lebih lama dan hasilnya bagus. Say bye bye to dry patches.



Saya sangat senang dengan kulit wajah saya sendiri setelah tujuh hari. Tapi, memang dibutuhkan waktu yang cukup luang dan semangat yang ekstra untuk pakai sheet mask setiap hari. Lha wong pakai serum aja kadang masih bolong hehe..

Apa efek samping dari memakai sheet mask setiap hari?
Sebagai orang awam, saya memang gak terlalu menganjurkan untuk memakai sheet mask setiap hari khususnya buat yang punya kulit super sensitif. Karena di beberapa sheet mask mengandung parfum yang cukup kuat. Takutnya, ini akan memicu terjadinya iritasi yang lebih lanjut. Tapi, bisa juga sih pakai sheet mask yang mengandung sedikit parfum atau bahkan yang sama sekali gak pakai parfum.

Kamu tertarik cobain challenge ini? Saya menantang kamu!

Sunday, August 06, 2017

Review: St. Ives Fresh Skin Apricot Scrub

Gigi Hadid juga pakai St. Ives Fresh Skin Apricot Scrub lho!


Ya, semoga dengan menggunakan face scrub yang sama dengan Gigi Hadid, kecantikannya dia bisa menular pada saya. Ga papa, ngayal aja dulu. Gapapa. Gapapa kok.


Saya tau produk dan merek St. Ives ini dari Twitter, setahun belakangan ini sering banget dibicarakan. Walaupun saya maniak scrubbing, tapi saya belum nemu di mana St. Ives Apricot Scrub itu dijual. Sempet nemu online shop-nya sih, tapi cepet banget abisnya. Bener gak sih sebagus itu?



Bulan lalu, saya nemu brand St. Ives masuk Watsons Indonesia diusung oleh PT. Unilever. Tanpa pikir panjang langsung ambil Fresh Skin Apricot Scrub. Malam itu juga, sampai rumah saya langsung cobain.


PRODUCT CLAIM


Varian produk St. Ives yang saya punya adalah Fresh Skin Apricot Scrub. Sebenernya St. Ives punya banyak varian kok, Fresh Skin, Blemish Control, dan Timeless Skin. Klaimnya sih produk ini deeply exfoliates to reveal smooth skin.YA! Aku setuju banget soalnya pas aku pakai pertama kali, hidung aku langsung halussssss banget. Kayaknya para komedo pada cabut karena disikat habis.


Selain itu klaimnya juga 100% natural exfoliator, oil free, paraben free, dan sulfate free. Cucok meong kan~


Kalau kamu memang sedang berjuang melawan komedo di hidung, saya sangat menyarankan scrubbing dengan St. Ives ini. Eits, kawan saya, Emanuella, pernah mereview salah satu produk penghilang komedo: Rire All Kill Blackhead Remover Stick.

PACKAGING


Dikemas dalam bentuk tube gendut isi 170gram, yang menurut saya sangat banyak isinya mengingat harganya hanya Rp. 65.000 (harga setelah diskon, harga awal 80ribuan). Informasi produk cukup jelas di bagian depan, seperti "Deep Exfoliator", "Oil Free" "Paraben Free", walaupun sampai sekarang saya gak tau tuh gimana wujudnya buah Apricot. Hiks, di Ciputat gak ada Apricot.



PRICE



Rp. 65.000

Karena baru masuk ke Indonesia jadi waktu itu St. Ives diskon sekitar 10%-an all item.
Setau saya, St. Ives sementara hanya tersedia di Watsons, maksudnya belum menyeluruh ke semua drugstore. Karena kalau di luar negeri, St. Ives tergolog merek drugstore. Tapi kalau mau beli online mah banyak kok di online shop atau di e-commerce.

Ya Allah, ternyata Mbak Gigi Hadid face scrubnya cukup affordable ya. Merakyat sekali~

TEXTURE


Sesuai namanya kan face srub, jadi ya produknya mengandung butiran-butiran scrub berwarna orange. Wanginya super duper lovely, manis, segar, dan kayak buah Apricot

(hey, kan kau belum tau wujudnya Apricot Nyinya!!).



Nah, pas discrub ke wajah tuh gak keluar busa sama sekali. Jadi ya saya sangat bisa merasakan butiran scrubnya menghantam setiap komedo di wajah. Eits, jangan terlalu bersemangat ya menggosoknya. Karena di belakang kemasan sudah tertulis kalau St. Ives Fresh Skin Apricot Scrub adalah deep exfoliator, jadi hati-hati buat yang punya kulit sensitif atau kulit kering.

Jujur saya gak menyesal sama sekali beli St. Ives Fresh Skin Apricot Scrub. Pertama kali pakai langsung bikin kulit wajah kerasa halus dan bersih. Tapi, kalau boleh saran sebaiknya jangan maruk untuk memakainya setiap hari. Karena di kemasan belakangnya juga tertulis kalau produk ini tuh deep exfoliator, jadi hanya boleh dipakai 3-4 kali seminggu.



Nah, karena ke-sotoy-an dan ke-maruk-an saya, waktu itu pernah nyoba 3 hari pakai berturut-turut. Yang ada malah kulit di bawah hidung jadi merah dan perih. Hiks, ga lagi-lagi deh.

Di luar itu semua, saya sangat-sangat cinta sama produk ini. Jadi, buat kalian yang penasaran pengen coba, BURUAN COBA! Hahaha..


I highly recommend this!




With love,
Nyinya "Hadid"~


Thursday, April 20, 2017

Merawat Kulit dengan Rangkaian Purbasari Zaitun Series

Menjaga kelembapan kulit adalah salah satu usaha agar kulit saya tampak sehat setiap harinya.


Saya pikir, mandi dua kali sehari saja sudah cukup agar kulit tetap bersih dan lembap. Tapi ternyata enggak. Menjaga kesehatan kulit dari dalam juga penting, sesimpel rajin minum air putih dan makan sayur buah berserat tinggi.
Namun, ada yang lebih penting lagi terutama buat saya yang punya kulit kering. Memilih perawatan kulit yang pas dengan jenis kulit sangat memegang peran penting lho. Apalagi semenjak hamil kemarin, kondisi kulit saya cenderung lebih kering dari biasanya dan kondisi ini akan gampang banget munculin stretchmarks. Untuk itu, saya memilih perawatan kulit yang mengandung ekstra moisturizer.
 

Purbasari hadir dengan rangkaian terbarunya yaitu Purbasari Zaitun Series yang menggunakan minyak zaitun sebagai bahan utamanya. Tentu udah pada tau kan gimana khasiatnya minyak zaitun buat kulit? Ya, melembapkan kulit dan menangkal radikal bebas.

Rangkaian Purbasari Zaitun Series ini terdiri dari Sabun, Hand & Body Lotion, serta Lulur Mandi yang cocok banget dipakai setiap hari. Selain melembapkan, perawatan ini juga membantu meregenerasi sel kulit mati serta mengandung vitamin E yang kaya antioksidan.


Saya memulai perawatan dengan memakai sabun di pagi hari. Memang udah lama banget saya meninggalkan sabun batangan. Dan pas pakai Purbasari Sabun Mandi Zaitun ini kok saya seperti nostalgia jaman-jaman SMP. Wanginya seger banget dan tentu saja gak bikin kulit kering karena mengandung ekstra moisturizer.
Setelah mandi, PH kulit pasti akan berkurang. Nah, inilah pentingnya menggunakan hand & body lotion setelah mandi. Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun mengandung  triple agent moisturizing (minyak zaitun, moneral oil, dan vitamin E) serta antioksidan polifenol. Kelebihan dari Purbasari Lotion ini adalah cepat meresap dan gak lengket, cocok banget buat yang lagi cepet-cepet.


Kalau sore hari, setelah beraktivitas seharian, saya memanjakan diri dengan memakai Purbasari Lulur Mandi Zaitun. Setelah itu saya oleskan lagi Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun untuk menyambut tidur dan istirahat yang lebih berkualitas. 





Buat kamu yang pengen cobain rangkaian perawatan dari Purbasari ini bisa beli produk-produknya dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk Purbasari Sabun Mandi Zaitun harga rata-rata Rp. 6.000, Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun harga rata-rata Rp. 20.000, Purbasari Lulur Mandi Zaitun harga rata-rata Rp. 10.000 untuk ukuran 125gram dan Rp. 13.000 untuk ukuran 235gram.

Produk-produk rangkaian Purbasari Zaitun Series ini sudah bisa dibeli online di beberapa e-commerce seperti Blibli, Qoo10, Bukalapak, Tokopedia, Elevenia, dan Lazada. Untuk pembelian secara langsung sementara tersedia di Carefour dan Naga Swalayan serta segera menyusul di supermarket lain.



Tuesday, April 04, 2017

Perawatan Kulit Sore Hari: Purbasari Lulur Mandi Zaitun dan Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun

Mendengar kata lulur, bayangan saya adalah waktunya saya relaksasi di kamar mandi, menggosok setiap bagian kulit yang susah dijangkau, dan menikmati wangi khas dari setiap produk lulur.



Beberapa waktu lalu saya sempat mereview Purbasari Sabun Zaitun yang baru saja dimuncul di pasaran. Kali ini, saya gak mau ketinggalan buat mencoba brand yang sudah terkenal dengan lulur bengkoangnya pada saat saya masih SMP. Ya, Purbasari Lulur Mandi Zaitun adalah salah satu di antara rangkaian produk Purbasari Zaitun Series.


Apasih bedanya Purbasari Lulur Mandi Zaitun dengan produk lulur Purbasari yang lain?
Kandungannya!
Purbasari Lulur Mandi Zaitun mengandung bahan aktif minyak zaitun dan ekstra squalane yang dua kali lebih baik menjaga kelembapan kulit dibanding lulur biasa. Selain zaitun, lulur mandi ini juga mengandung ekstrak whitening yang bisa mencerahkan kulit dan vitamin E sebagai anti oksidan yang melindungi kulit dari radikal bebas. Jadi, saya bisa merasakan dua manfaat sekaligus, melembapkan iya, mencerahkan iya.


Butiran scrubnya yang lembut sangat efektif buat kulit saya yang kering, karena justru bukannya melukai permukaan kulit tapi malah menambah kelembapan kulit saya. Oiya, waktu itu saya sempat dijelaskan oleh pihak Purbasari bahwa sisa scrub yang dihasilkan dari gosokan produk dengan kulit adalah murni daki atau sel kulit mati yang terangkat.
Cara mengaplikasikannya, biasanya saya persiapkan kulit dalam keadaan kering. Lalu ambil produk secukupnya dan saya mulai menggosok lembut dengan gerakan melingkar. Terakhir, bilas deh dengan air. Gak perlu pakai sabun lagi ya setelahnya.


Terdiri dari dua ukuran, yaitu 125 gram dijual dengan harga Rp. 10.000 dan 235 gram dengan harga Rp. 13.000, lulur mandi zaitun dari Purbasari ini aman digunakan setiap hari karena sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI dan juga lolos uji dermatologically .

Produk-produk Purbasari Zaitun Series gampang banget ditemuin, kamu bisa beli secara online di e-commerce berikut:

Dan tersedia juga di supermarket (sementara Carefourdan Naga Swalayan), segera menyusul untuk toko yang lain.

Kapan saat yang tepat buat mencoba Purbasari Lulur Mandi Zaitun?
Nah, karena produk ini aman dipakai setiap hari, jadi saya biasa pakai pada saat sore hari sepulang kerja atau setelah lelah beraktifitas seharian. Tujuannya adalah buat melepas stress dan membiarkannya luruh bersama daki-daki di kulit saya, hehe.. Atau sebenernya kamu bisa menggunakan lulur Purbasari ini saat weekend. Hitung-hitung ‘me time’ sekaligus merawat kulit tetap sehat.

Sebelum tidur, saya juga mempersiapkan kulit untuk beristirahat. Setelah memakai Purbasari Lulur Mandi Zaitun, gak lupa saya mengoleskan Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun sebagai perlindungan kulit saya dari paparan AC setiap malam. Teksturnya halus dan gak lengket sama sekali, selain itu juga wanginya juara sih bikin tidur lebih nyenyak.


Jadi, mulai sekarang pakai lulur gak Cuma weekend aja, bisa setiap hari dengan Purbasari Lulur Mandi Zaitun. Dan juga, menggunakan Purbasari Hand & Body Lotion Zaitun gak cuma di siang hari aja buat melindungi kulit, tapi juga malam hari sebelum tidur buat melindungi kulit dari paparan AC. Bangun tidur, kulit tetap sehat deh! 

Wednesday, June 01, 2016

[REVIEW]: Perawatan Wajah di ZAP Facial Skin Rejuvenation dan Beauty Cream Package

Hai Beauties,


Jujur saja, aku masih belum menemukan skincare yang cocok dan masih terus berusaha menemukannya. Sudah beberapa kali aku gota-ganti klinik perawatan dan produk kecantikannya. Karena skincare itu cocok-cocok-an, yaaaa semacam jodohlah. Tsailah~

ZAP Clinic Cabang Menteng
ZAP Cabang Menteng

Kebetulan banget di saat hati ini sedang tak tentu arah mencari skincare yang cocok, diundanglah aku ke acara opening ZAP cabang Menteng, Jakarta Pusat. Aku pikir ZAP itu hair removal clinic aja, tapi ternyata sekarang sudah melebarkan sayap di beauty clinic dengan banyak face treatment. Di sana, selain dijelaskan tentang perawatan apa saja yang ada di ZAP, aku juga berkesempatan mencoba perawatan wajah dari ZAP berupa facial rejuvenation dan beauty cream package.

Awalnya aku agak parno datang ke klinik kecantikan karena takut ketergantungan pas berhenti perawatan. Tapi, setelah penjelasan yang panjang lebar oleh Mas Fadly selaku owner ZAP dan adanya testimoni dari blogger cantik Harumi Sudrajat, akhirnya aku tertarik mencoba. Oiya, di ZAP semua perawatan ditangani langsung oleh dokter lho. Jadi, ya pasti credible dan gak perlu diragukan lagi.

Setelah acara selesai, aku berkesempatan buat cobain treatment skin rejuvenation. Ini pengalaman pertamaku ke ZAP sekaligus pertama kali cobain facial ini. Diklaim bahwa facial rejuv bisa bikin kulit kencang dan awet muda lho. Buat kamu yang suka parno sama facial yang dicongkel-congkel komedonya, kamu harus cobain face rejuvenation ZAP. Perawatannya cuma 10 menit, ditangani langsung oleh dokter dan gak sakit sama sekali, ini asli bikin nagih.

Selesai treatment face rejuvenation, aku bertemu dan berkonsultasi dengan dokter tentang masalah kulitku. Dokternya masih muda, ramah, dan cantik-cantik. Jadi aku gak sungkan buat tanya dan cerita tentang keadaan kulitku sekarang yang kusam dan kering. Setelah cas-cis-cus ngobrol terus akhirnya dokter Dinda menyarankan aku buat memakai paket cream brightening dari ZAP atau biasanya dikenal sebagai beauty cream. Jujur, ini aku seneng banget karena sesuai pengalamanku keluar masuk klinik kecantikan, aku selalu dikasih paket acne padahal aku gak lagi jerawatan. Huhu ~

Paket Perawatan di ZAP
Isi Paket Cream Brightening ZAP
Taraaaaaa~
Lucu nan seger banget lihat isi paketnya. Oiya sekali lagi ini paket cream brightening dan kondisi kulit muka aku sebelum ke ZAP adalah kusam dan kering.

Satu paket cream perawatan berisi:

- Brightening Facial Wash 

Brightening Facial Wash
Brightening Facial Wash
Kandungan Facial Wash ZAP
Kandungan Facial Wash ZAP
Nah, kurang sukanya aku dari facial wash ini adalah adanya kandungan SLS (Sodium Laureth Sulfate) yang katanya lama-kelamaan akan bikin kulit iritasi. Tapi setelah aku tanya-tanya ke dokternya, disarankan untuk menghindari area mata dan bibir aja dan pakainya jangan terlalu banyak dan sering. Oke, dok! Laksanakan!
Oiya, produk ZAP sudah terdaftar di BPOM dan di belakang kemasan ada informasi lengkap yang bisa kamu baca dan pahami secara baik-baik. Siapa tau keluar saat ujian *halah*. Intinya, budayakan membaca! Hehe

Tekstur Facial Wash ZAP
Tekstur Facial Wash dari ZAP
Teksturnya sebenarnya lebih encer sih, dan gak terlalu berbau kimia dari facial wash skin clinic lain *anaknya suka bandingin*. Aku pakai saat mandi pagi dan saat malam hari sebelum tidur. Untuk siang hari biasanya aku hanya cuci muka tanpa sabun atau cuma pakai tisu basah khusus makeup.

Setelah Cuci Muka
Setelah Cuci Muka


- Morning Cream (2pcs)


Awalnya aku bertanya-tanya 'kenapa krim paginya ada 2 buah? Apa bedanya?'
Ternyata ini sudah dirancang ZAP untuk mengimbangi jumlah krim malamnya yang terdiri dari 2 jenis. Jadi, yaaaa sudah sepaket.

Krim Pagi ZAP
Beauty Cream Morning Brightening ZAP
Pertama kali coba, aku suka wanginyaaaa! Hehehe.
Teksturnya cenderung lebih pekat dan sekali lagi baunya gak terlalu tajam tapi enak. Krim pagi ZAP ini pas dioles ke wajah gak bikin wajah greasy. Aku bisa menyebutnya ini mirip pelembab-pelembab drugstore gitu. Aku kurang tahu krim ini sudah mengandung spf atau belum, seharusnya sih sudah, tapi setelahnya aku tetap pakai sunscreen buat melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari.

- Evening Cream (2pcs)


2 buah krim malam dari ZAP ini punya fungsi dan tekstur yang berbeda. Petunjuk dari dokter waktu itu dipakai secara bergantian (selang-seling). Buat memudahkan, aku menandai dengan tanggal, misalkan krim malam 1 aku pakai di tanggal ganjil, dan krim malam 2 dipakai pas tanggal genap (biar gak lupa).
Oiya, krimnya gak pait kalau gak sengaja kena bibir. HAHAHA. Ini beneran ya, karena aku pernah pakai krim malam yang benar-benar pahit padahal tanganku sudah cuci tangan pakai sabun.

Krim Malam ZAP 1
Krim Malam 1
Evening Brightening 1 namanya, dibanding yang krim 2, krim ini teksturnya lebih pekat dan warnanya putih. Aku cinta mati ama krim malam tuh, karena sebenernya yang paling bekerja buat mencerahkan wajah itu ya si krim malam. 

Krim Malam ZAP 2
Krim Malam 2
Kali ini, krim malamnya berbeda teksturnya karena lebih ringan dan wanginya tuh mengingatkan aku pada krim malam di skin clinic-ku pas jaman kuliah dulu. Hmm, 2 krim malam dari ZAP ini bikin aku setiap kali bangun tidur pengen bilang "Thanks God, I woke up like this"~ Tailah mpooook~

Semua paket krim tadi dibungkus dengan kotak lucu dan elegan berwarna putih dan ijo khas ZAP. Dan bertuliskan 'Discover Your Confidence' yang artinya temukan kepercaya diri-an-mu. Aw~

Discover Your Confidence ZAP
Kotak Discover Your Confidence

Sampai postingan ini ditulis dan dipublish, aku sudah rutin menggunakan skincare dari ZAP selama kira-kira 14 hari. Jujur saja, dari hari ketiga sejak pertama kali pakai sudah ada perubahan di wajahku. 

Hasil Perawatan di ZAP
The Result!

Jerawat sempat muncul satu biji di dagu, aku mengasumsikan karena ada beberapa hari aku sempat lupa cuci muka dan ketiduran sampai pagi. Huhu~
Dan seperti yang aku bilang, wajahku gak gak berminyak tapi lebih moist dan glowing. Jadi semakin senang cubit-cubit wajah karena perawatan rutin di ZAP.

Hasil perawatan rutin di ZAP
Hasil Perawatan Rutin ZAP
Aku sudah membuktikan sendiri dengan pakai cream ZAP secara rutin setelah hari ke-14. Aku akan update lagi kok sampai aku selesai pakai (mungkin akan habis di hari ke-30). Aku seneng banget sama produk-produk ZAP dan aku kasih nilai 8.5/10. Karena produk-produknya gak cuma bikin kulit aku lembab/moist, tapi juga lebih bersinar dan cerah. Pada siang hari, kulitku gak berminyak yang berlebihan lho. Beda banget kok berminyak dan lembab itu. Aaaaaaak, suka banget deh~

Sebenarnya paket perawatan di ZAP ada 2 macam, yaitu paket brightening dan acne. Untuk memutuskannya kamu harus konsultasi ke dokter terlebih dahulu. Dan biayanya cukup terjangkau kalau kamu ambil satu paket gitu.

Face Treatment ZAP
Promo Face Treatment ZAP
Oiya, karena rutin pakai krim di ZAP aku jadi pede ke kantor tanpa makeup. Seriously, aku cuma pakai makeup mata aja karena pensil alis (yang warnanya ungu) hukumnya wajib hehehe. So, selalu ada alasan untuk selfie. 

Thank you ZAP, finally I discovered my confidence.

setelah perawatan di ZAP
Selalu Ada Alasan Untuk Selfie
Okeeeee Beauties, sekian dulu review dari aku dan tetap tungguin update dari postingan ini yaaaa.. karena aku akan tetap rutin pakai krim dari ZAP sampai habis. Thank you for reading, jangan lupa share yaaa  dan semoga menginspirasi. Kalau ada pertanyaan, tinggalkan komentar di bawah yaaaa..

Kiss mwah,

Nyinya.

Sunday, May 15, 2016

[REVIEW]: Cetaphil Gentle Skin Cleanser and Moisturizing Cream

cetaphil gentle skin cleanser and moisturizing cream
Cetaphil gentle skin cleanser and moisturizing cream

Haiiiiiii Beauties..
Pernah gak sih kamu ngerasain kulit muka jadi kerasa ketarik habis cuci muka? Awalnya dulu aku suka banget sama facial wash yang punya efek begini. Tapi setelah baca-baca, ternyata facial wash yang seperti ini akan bikin kulit semakin kering dan berisiko kena iritasi apalagi untuk daerah-daerah sensitif kayak sekitar mata dan bibir. Nah, karena tipe kulitku ini cenderung normal to dry, aku jadi hati-hati banget pas pilih facial wash karena gak pengen kulit semakin kering.
Setelah tanya sana-sini baca sana-sini ternyataaa eh ternyata, sabun yang punya efek kulit kayak ketarik itu punya kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS). Coba deh kamu cek dan ricek apakah sabun pembersih kamu menandung senyawa ini di ingredient-nya. Senyawa ini sebenernya berfungsi untuk mengikat lemak dan kotoran serta memberikan efek busa yang melimpah. Nah, ada penelitiannya juga nih dari Journal of The American College of Toxicology kalau kadar 0,5% SLS dalam sebotol sampo aja udah bisa bikin kulit teriritasi, sedangkan kadar 10 sampai 30% bisa menyebabkan korosi kulit.
Lalu, seberapa bahaya sih SLS ini dalam sebuah sabun pembersih? Banyak berita yang muncul kalau SLS ini sampai bikin kanker. No! Enggak ada hubungannya sama sekali. Dalam jangka panjang senyawa SLS ini akan menimbulkan kulit kering, bersisik, dan sampai iritasi. Makanya dianjurkan buat gak dipakai di area sekitar mata dan bibir. Apalagi buat kamu yang punya kukit kering kayak aku.

Pulang dari honeymoon kemarin aku kedatangan banyak paket, nah salah satunya dari Cetaphil Indonesia yang berisi 1 botol Gentle Skin Cleanser dan 1 tube Moisturizing Cream. Seperti kejatuhan durian runtuh sakit-sakit enaaaa karena pas banget pulang dari trip kemarin facial wash kesayangan aku dari Cetaphil juga pas habis hehehe. Jadi yaaaa.. ya gimana yaaaaa.. yaaa makasih buwanyak lho aaaaaaw ~


Cetaphil Gentle Skin Cleanser


Sudah 1.5 bulan aku pakai facial wash dari Cetaphil yang buat all skin types. Aku suka banget karena facial wash ini gak mengandung SLS dan di kulit itu rasanya lembut dan gentle banget sesuai sama claim-nya.

Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Packaging Cetaphil Gentle Skin Cleanser
*Packaging


Aku waktu itu beli yang isi 125 ml dan sekarang dapat kiriman yang 125 ml juga. Setau aku di pasaran volumenya ada 3 jenis sih, 125 ml, 250 ml, dan 437 ml.Dikemas dengan botol plastik dan punya tutup flip, selama aku bawa buat trip produk ini gak gampang tumpah kok. Sukak banget deh pokoknya!


*Texture and Ingredients


Selain karena gak mengandung SLS, facial wash Cetaphil ini gak mengandung sabun dan bebas pewangi. Jadi tuh teksturnya cair banget dan pas dicium gak ada wanginya sama sekali. Seperti yang sudah-sudah, aku selalu suka sama sabun cuci muka yang tanpa pewangi tambahan (baca review aku tentang Hada Labo di sini).

Tekstur Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Tekstur Cetaphil Gentle Skin Cleanser
Teksturnya sangat cair dan pas di apply gitu gak keluar busanya hahahaha. Oiya, kamu juga harus berkali-kali bilas karena efeknya licin dan kayak gak bersih-bersih gitu lho. Kalau aku sih suka banget sama sabun cuci muka dengan tekstur kayak gini cuma mungkin ada beberapa dari kamu akan gak suka karena ada efek licin di wajah gitu.

*Price


Kalau dari segi harga menurut aku Cetaphil punya harga yang lumayan pricey. Harga dari Cetaphil Cleanser aja kurang lebih Rp. 150.000-an di Guardian. Tapi tenang aja, di Guardian sering banget kok ngadain promo + 1000 dapat 2 produk. Hmmm, gak mau rugi kaaaan? Hehehe.




Cetaphil Moisturizing Cream


Nah, kalau untuk moisturizing cream dari Cetaphil ini aku baru pertama kali coba. Dan lagi-lagi kebetulan banget moisturizer aku dari mini size-nya Laneige sudah habis jadi yaaaaa, pas dapet ini langsung banget aku cobain. Oiya selain untuk daily skincare, aku juga apply moisturizer setelah scrubbing atau exfoliate kulit wajah biar kulit wajah tetap lembab setelah di-scrub.

Packaging Cetaphil Moisturizing Cream
Packaging Cetaphil Moisturizing Cream
*Packaging

Dikemas dengan bentuk tube isi 100 gram, sebenernya ini gak gede-gede banget kok bentuknya. And ya, tinggak pencet aja langsung keluar produknya.

*Texture dan Ingredients


Awalnya aku pikir tekstur moisturizer Cetaphil ini bakalan lengket dan agak cair gitu. Tapi ternyata enggak, teksturnya sama sekali gak lengket dan juga gak cair lebih kayak krim-krim gitu sih.


Tekstur Cetaphil Moisturizing Cream
Tekstur Cetaphil Moisturizing Cream
Lagi-lagi gak mengandung pewangi tambahan dan emang diformulasikan buat kulit yang sangat kering dan sensitif. Kalau kamu berharap produk ini bisa memutihkan kulit sih enggak, dan kalau untuk bikin kulit kenyal sih aku juga belum bener-bener ngerasain sih. Yang jelas produk ini cepet banget meresap di kulit dan cocok banget buat kulit yang very very dry and sensitive.


*Price



Kalau gak salah waktu itu pernah lihat di Guardian, harganya ya lumayan mihil juga sih sekitar Rp. 200.000-an. Tapi kalau menurut aku worth banget kalau dilihat dari kandungan dan kalau kamu punya masalah dengan kulit kering dan sensitif. Karena kalau kamu punya kulit sensitif jangan sembarangan pilih produk yaaa Beauties.


Kalau kamu penasaran dan pengen cek informasi lengkapnya bisa langsung di Cetaphil Indonesia.

Terima kasih ya Beauties udah disempatkan mampir.
Semoga postingan ini bermanfaat dan jangan lupa di-share yaaaaa :)

See you on my next post!

Stay Beauty!

Use code GADZOTICA10 to get 10% OFF

© Copyrighted and Designed by . All rights reserved.